Kotak Pos rumah Roeslan Abdulgani (Foto: Deni R)

Rumah sang Nasionalis Sejati

Dr. H. Roeslan Abdulgani berjasa besar dalam Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 di Bandung. Beliau lah Sekretaris Jenderal konferensi internasional pertama bangsa-bangsa kulit berwarna itu. Pernah menjadi Menteri Luar Negeri RI pada 1956 - 1957. Kini, saksi bisu perjalanan hidupnya dapat ditemui di bilangan Jalan Diponegoro Jakarta. More »

Sinta dan Budi

Budi is Different…

Penyandang Cerebral Palsy (CP) atau Lumpuh Otak seringkali mendapatkan pelabelan negatif berupa "sampah" masyarakat. Mereka dipandang sebagai makhluk yang tidak bisa melakukan aktivitas yang produktif. Padahal, mereka mampu bila diberi kesempatan untuk berkarya. More »

Gedung Merdeka Bandung bagian depan yang diabadikan menggunakan teknik Panorama. Gedung ini merupakan tempat diselenggarakannya Konferensi Asia-Afrika pada 1955. Awalnya bernama Concordia sebelum dirubah oleh Soekarno menjelang penyelenggaraan konferensi. (Foto: Sandro P)

Museum Konferensi Asia-Afrika Bandung

Pada akhir April 1955, Kota Bandung menjadi tempat berlangsungnya konferensi tingkat tinggi yang melibatkan negara-negara di Asia dan Afrika, Konferensi Asia-Afrika (KAA). Konferensi ini berhasil mendorong kemerdekaan negara-negara di 2 benua tersebut. Kini, jejaknya masih dapat kita selami melalui Museum Konferensi Asia-Afrika, jalan Asia-Afrika No. 65 Bandung. More »

Museum Sri Baduga Bandung

Museum Sri Baduga, Khazanah Catatan Tanah Pasundan

Berbicara tentang Tanah Pasundan, berbicara juga mengenai sejarah dan budayanya yang cukup kaya. Alamnya yang subur dan elok, memberi warna tersendiri bagi keanekaragaman kebijaksanaan di dalamnya. Hal inilah yang terekam dan berusaha ditampilkan di Museum Negeri Sri Baduga Bandung. More »

Seorang jamaah tengah shalat di ruang utama Masjid Rong He Bandung. Umumnya, jamaah merupakan orang-orang yang bekerja dan beraktivitas di sekitar jalan Banceuy, Bandung.

Al Imtizaj, Masjid Tionghoa Bandung

Masjid Al Imtizaj namanya. Dalam bahasa Tionghoa bernama Ronghe, yang artinya pembauran. Masjid ini sengaja dibangun dengan nuansa Tionghoa. Tidak hanya itu saja. Pengelolanya pun melibatkan berbagai lembaga Tionghoa Muslim di Bandung, yaitu: Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Keluarga Persaudaraan Islam (KPI), Yayasan Ukhuwah Mualaf Indonesia (YUMI), Yayasan Haji More »

Rumah sang Nasionalis Sejati

Kotak Pos rumah Roeslan Abdulgani (Foto: Deni R)

Dr. H. Roeslan Abdulgani berjasa besar dalam Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 di Bandung. Beliau lah Sekretaris Jenderal konferensi internasional pertama bangsa-bangsa kulit berwarna itu. Pernah menjadi Menteri Luar Negeri RI pada 1956 – 1957. Kini, saksi bisu perjalanan hidupnya dapat ditemui di bilangan Jalan Diponegoro Jakarta.

Budi is Different…

Sinta dan Budi

Penyandang Cerebral Palsy (CP) atau Lumpuh Otak seringkali mendapatkan pelabelan negatif berupa “sampah” masyarakat. Mereka dipandang sebagai makhluk yang tidak bisa melakukan aktivitas yang produktif. Padahal, mereka mampu bila diberi kesempatan untuk berkarya.

Museum Konferensi Asia-Afrika Bandung

Gedung Merdeka Bandung bagian depan yang diabadikan menggunakan teknik Panorama. Gedung ini merupakan tempat diselenggarakannya Konferensi Asia-Afrika pada 1955. Awalnya bernama Concordia sebelum dirubah oleh Soekarno menjelang penyelenggaraan konferensi. (Foto: Sandro P)

Pada akhir April 1955, Kota Bandung menjadi tempat berlangsungnya konferensi tingkat tinggi yang melibatkan negara-negara di Asia dan Afrika, Konferensi Asia-Afrika (KAA). Konferensi ini berhasil mendorong kemerdekaan negara-negara di 2 benua tersebut. Kini, jejaknya masih dapat kita selami melalui Museum Konferensi Asia-Afrika, jalan Asia-Afrika No. 65 Bandung.

Museum Sri Baduga, Khazanah Catatan Tanah Pasundan

Museum Sri Baduga Bandung

Berbicara tentang Tanah Pasundan, berbicara juga mengenai sejarah dan budayanya yang cukup kaya. Alamnya yang subur dan elok, memberi warna tersendiri bagi keanekaragaman kebijaksanaan di dalamnya. Hal inilah yang terekam dan berusaha ditampilkan di Museum Negeri Sri Baduga Bandung.

Moyang Madagaskar Berasal dari Indonesia

Lokasi Madagaskar (Foto: wikimedia.org)

Berbicara tentang Madagaskar, tidak akan lepas dari berbicara tentang Indonesia. Pasalnya, baru-baru ini terungkap fakta bahwa nenek moyang orang Madagaskar adalah orang Indonesia. Mereka datang ke pulau di lepas pesisir timur Afrika tersebut pada 1.200 tahun lalu. Tujuannya adalah berdagang.

Dua Perpustakaan di Eropa Digitalisasikan Naskah Kunonya

Perpustakaan Bodleian Oxford (Foto: planetware.com)

Dua perpustakaan tertua di Eropa berencana mendigitalisasikan 1,5 juta halaman teks kuno koleksinya untuk kemudian dipublikasikan secara online. Kedua perpustakaan tersebut adalah Perpustakaan Vatikan dan Perpustakaan Bodleian di Oxford.

Al Imtizaj, Masjid Tionghoa Bandung

Seorang jamaah tengah shalat di ruang utama Masjid Rong He Bandung. Umumnya, jamaah merupakan orang-orang yang bekerja dan beraktivitas di sekitar jalan Banceuy, Bandung.

Masjid Al Imtizaj namanya. Dalam bahasa Tionghoa bernama Ronghe, yang artinya pembauran. Masjid ini sengaja dibangun dengan nuansa Tionghoa. Tidak hanya itu saja. Pengelolanya pun melibatkan berbagai lembaga Tionghoa Muslim di Bandung, yaitu: Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Keluarga Persaudaraan Islam (KPI), Yayasan Ukhuwah Mualaf Indonesia (YUMI), Yayasan Haji Karim Oei (YHKO – yayasan Masjid Lautze II Bandung).